Keep Fight

Keep Fight there is no useless outcome

Keep Strong

The person who assists a brother at times of difficulty then Allah will assist him in his time of need.

Pengorbanan

Jangan pernah mengorbankan 3 hal : keluarga anda, hati anda dan kewibawaan anda.

Pelajaran Paling Berharga

Pelajaran paling berharga adalah pelajaran yang anda ajarkan pada diri sendiri.

Kemenangan

Menang bukanlah segalanya namun upaya untuk menang adalah segalanya.

Saturday, March 5, 2016

Manajemen Kantor Dan Informasi


Manajemen Kantor Dan Informasi

Pengertian Manajemen kantor
Manajemen perkantoran adalah suatu kegiatan pengelolaan data dan informasi yang dilakukan secara teratus, sistematik dan terus menerus, mengikuti kegiatan organisasi dengan tujuan mencapai keberhasilan tugas organisasi yang bersangkutan. Pekerjaan kantor atau tata usaha, sering disebut dengan istilah office work atau clericalwork. Yang harus diadakan penataan agar pekerjaan tersebut berjalan dengan baik. Penataan atau pengelolaan terhadap pekerjaan kantor itu disebut manajemen perkantoran. (Office Management).
Manajemen kantor disebut juga manajemen informasi atau manajemen administrasi merupakan penerapan fungsi-fungsi untuk beberapa kegiatan pokok yaitu : penciptaan, pengumpulan, pengolahan, pengarsippan, pencarian, penyebaran, penghancuran informasi dll.
Ø fungsi-fungsi manajemen kantor meliputi :
   a)     Perencanaan
Tanpa perencanaan,pelaksanaan suatu pekerjaan hanya akan membuang-buang waktu,material serta tenaga.untuk menghindari hal-hal semacam itu,kepala kantor harus menjawan beberapa pertanyaan tersebut yaitu:apa yang harus dikerjakan , bagaimana,berapa lama,dimana ,siapa,dan mengapa?.
Kepala kantor yang telah membuat perencanaan suatu pekerjaan akan dapat menghindari kesulitan-kesultan yang ada,juga dapat melaksanakan kegiataannya secara efektif.




   b)    Pengorganisasian dan pengkoordinasian
Setelah menetapkan tujuan dan pengembangan rencana tahap selanjutnya adalah pengorganisasian dan pengkoordinasian. Seorang manajer harus bisa mengidentifikasi sumber-sumber daya yang dimiliki dan mengelolanya dengan baik sehingga bisa di pakai untuk melaksanakan rencana.
Pengorganisasian dan pengkoordinasian meliputi pengklasifikasikan dan pembagian pekerjaan melalui cara-cara sebagai berikut :
1.     Menentuka aktivitas kerja yang perlu di kerjakan secara spesifik untuk mencapai tujuan organisasi
2.     Pembagian tugas-tugas tertentu menurut urutan / struktur yang masuk akal
3.     Memberikan tugas tersebut pada orang / bagian yang tepat.

   c)     Pengawasan
Tiga alat pokok yang dapat digunakan oleh kepala kantor untuk mengadakan pengawasan atas biaya-biaya dalam hubungan dengan pekerjaan kantor adalah :
  Ø Standart Biaya
3 faktor dalam pengawasan standart biaya :
·        Biaya stadart (Standart cost) : yaitu data yang menunjukan apakah suatu pekerjaan memerlukan sejumlah biaya atau tidak.
·        Biaya sesungguhnya (Actual Cost) : yaitu data yang menunjukan biaya sesungguhnya.
·        Pembandingan antara biaya standart dengan biaya sesungguhnya : yaitu dalam perbandingan ini akan diketahui apakah terjadi perbedaan antara kedua macam biaya tersebut, sehingga lebih mudah untuk di awasi.
Dalam menentukan standart biaya sangat erat hubunganya dengan masalah waktu, jadi masing-masing tugas haruslah memperhatikan waktu, begitu pula dalam memperhitungkan biaya standartnya.

  Ø Proyeksi Beban
Proyeksi beban kerja membagi pekerjaan menurut batas-batas jam kerja standart per minggu, seberapa jauh ketetapan waktu yang bisa dicapai. Dapat terjadi bahwa waktu yang sesungguhnya dicapai lebih besar, daripada waktu yang di proyeksikan, dapat pula erjadi sebaliknya dimana waktu yang sesungguhnya di capai kurang dari apa yang di proyeksikan.

  Ø Penyusunan Anggaran
Dasar dalam penyusunan anggaran pengluaran untuk administrasi dengan cara : merubah jam kerja standart ke dalam rupiah standart  atau (jam x upah).
Tambahan rupiah standart setiap minggunya akan menentukan jumlah biaya tenaga kerja langsung yang akan direncanakan untuk tahun mendatang.

Pengertian Informasi
Informasi adalah sejumlah data yang telah diproses dan disajikan sedemikian rupa,sehingga dapat dipergunakan untuk berbagai keperluan seperti pengambilan keputusan.
Pengolahan serta pengendalian data,meliputi kegiatan-kegiatan seperti: pembacaan,penulisan,penghitungan,penyortiran,pemasukkan ke dalam ormulir-formulir dan sebagainya.

  Ø Tujuan pengumpulan informasi
Terdapat dua alasan pokok dalam pengumpulan informasi yang dibutuhkan,yaitu:
     1)    Meningkatkan disiplin
Informasi yang diterima oleh seseorang merupakan factor dasar yang menentukan tentang apa saja yang harus dikerjakan sedangkan informasi yang diberikan seseorang kepada orang lain merupakan suatu laporan tentang hasil yang telah dicapai.dan merupakan tanggung jawabnya.

     2)    Memberikan dasar bagi pengambilan keputusan
Salah satu tugas dari seorang manajer adalah mencapai tujuan yang telah ditetapkan.berhasil aau tidaknya mencapai tujuan tersebut sangat ditentukan oleh tepatnya keputusan serta tepatnya waktu dalam pengambilan keputusan.agar keputusan yang diambil tepat,maka informasi yang dibutuhkan harus lengkap,teliti dan tersedia tepat pada waktunya.kurang lengkap serta kurang telitinya dalam menggunakan informasi untuk mengambil keputusan dapat menimbulkan kesulitan.

  Ø Penggolongan informasi.
Agar informasi yang digunakan dapat sesuai dengan masalah yang dihadapinya,maka perlu diadakan penggolongan informasi ke dalam beberapa kelompok yang sangat membantu manajemen .penggolongan tersebut membagi informasi menjadi lima golongan yaitu :
1) Informasi internal dan eksternal.
Penggolongan informasi ke dalam internal ( informasi berasal dari dalam) dan eksternal (informasi berasal dari luar)ini didasarkan pada sumber informasi tersebut.

2) Informasi yang diulang dan yang tidak diulang
Disini penggolongan informasi didasarkan pada jarak/interval waktunya.informasi yang mempunyai interval waktu kurang dari satu tahun dikategorikan sebagai informasi yang diulang,sedangkan lainnya dikategorikan sebagai informasi yang tidak diulang.

3) Informasi keharusan dan operasional
Informasi keharusan merupakan informasi yang diminta sebagai prasyarat oleh pemerintah atau lembaga-lembaga lain diluar perusahaan.berbeda dengan informasi keharusan,informasi operasional ini lebih banyak dibutuhkan oleh para manager dalam perusahaan.mereka membutuhkan informasi tersebut untuk keperluan perencanaan.

4) Informasi aktif dan pasif
Informasi aktif adalah informasi yang diberitahukan kepada seseorang bahwa ia (si penerima)harus melakukan sesuatu.sedangkan informasi pasif hanya bersifat sebagai pemberitahuan saja.

5) Informasi yang sudah terjadi dan akan terjadi.
Informasi yang sudah terjadi merupakan informasi yang penggunaannya dilakukan pada waktu lampau,sedangkan informasi yang baru akan digunakan untuk waktu mendatang.

  Ø Sifat-sifat informasi
1) membantu dalam pencapaian tujuan
informasi dapat membantu dalam mencapai tujuan yang diharapkan,misalnya : menekan biaya-biaya,pembayaran upah yang layak, dll.informasi tersebut sangat di perlukan untuk melaksanakan pekerjaan pada masing masing bagian.

2) Memberikan pelayanan pada bagian lain
Informasi dapat pula memberikan pelayanan dari satu bagian ke bagian yang lain dalam perusahaan. Contoh : Bagian produksi, didalam pelaksanaan kegiatannya memerlukan informasi-informasi dari bagian penjualan dan bagian keuangan.

3) Tersebar keseluruh bagian perusahaan
Informasi ini tersebar di seluruh Bagian yang ada dalam perusahaan, sebab semua orang membutuhkannya. Selain itu informasi tersebut juga diperlukan oleh pihak-pihak yang mempunyai kepentingan dalam perusahaan

4) Mmemberikan kontribusi secara tidak langsung kepada laba  perusahaan
Peranan dari sifat informasi ini sangat menonjol bilamana informasi yang diperlukan itu di arahkan untuk mempertimbangkan pengeluaran-pengeluaran perusahaan. Kalau informasi yang diperlukan untuk menekan/mengurangi biaya sangat kurang sehingga pengeluaran tetap tinggi, maka akan terjadi bahwa keuntungan yang di capai tidak dapat di tingkatkan.

Desain dan Perilaku Organisasi


Desain dan Perilaku Organisasi

Pengertian Organisasi
Organisasi secara epistimologi   => (Yunani: ὄργανον, organon - alat) adalah suatu kelompok orang dalam suatu wadah untuk tujuan bersama
Terdapat beberapa teori dan perspektif mengenai organisasi, ada yang cocok satu sama lain, dan ada pula yang berbeda. Organisasi pada dasarnya digunakan sebagai tempat atau wadah bagi orang-orang untuk berkumpul, bekerjasama secara rasional dan sistematis, terencana, terpimpin dan terkendali, dalam memanfaatkan sumber daya (uang, material, mesin, metode, lingkungan), sarana-parasarana, data, dan lain sebagainya yang digunakan secara efisien dan efektif untuk mencapai tujuan organisasi. Menurut para ahli terdapat beberapa pengertian organisasi sebagai berikut.
Organisasi menurut  M. Dahlan Al Barry merupakan pengaturan dan penyusunan bagian-bagian tertentu hingga menjadi satu kesatuan, aturan dan susunan dari berbagai bagian sehingga menjadi satu kesatuan yang teratur dan gabungan kerja sama untuk mencapai tujuan tertentu.

Organisasi Formal dan informal
Ø Organisasi Formal
Organisasi formal adalah kumpulan dari dua orang atau lebih yang mengikatkan diri dengan suatu tujuan bersama secara sadar serta dengan hubungan kerja yang rasional.
Contoh : Perseroan terbatas, Sekolah, Negara, dan lain sebagainya.

Organisasi Formal Memiliki suatu struktur yang terumuskan baik, yang menerangkan hubungan:
·       hubungan otoritasnya,
·       kekuasaan,
·       akuntabilitas dan tanggung jawabnya,
·       bagaimana bentuk saluran-saluran
·       melalui apa komunikasi berlangsung.
·       Menunjukkan tugas-tugas terspesifikasi bagi masing-masing anggotanya.

Ø Organisasi Informal
Organisasi informal adalah kumpulan dari dua orang atau lebih yang telibat pada suatu aktifitas serta tujuan bersama yang tidak disadari. sulit untuk menentukan waktu eksak seseorang menjadi anggota organisasi tersebut. Sifat eksak hubungan antar anggota dan bahkan tujuan organisasi yang bersangkutan tidak terspesifikasi. Munculnya biasanya dikarenakan adanya sekelompok orang yang memiliki kebutuhan yang sama.
Contoh: makan malam bersama

Ø Sifat Organisasi Informal
·       Hubungan Didalamnya lebih bersifat spontan dan tidak teroganisasi
·       Tidak terdapat Pemimpin
·       Tidak bertitik tolak pada pengendalian Manajemen
Contoh: keluarga


Struktur organisasi dan penyusunannya
Struktur organisasi formal didasarkan pada analisa dati tiga elemen kunci setiap organisasi, yaitu interaksi kemanusiaan, kegiatan yang terarah ke tujuan, dan struktur. Manajemen harus mengkoordinir kegiatan-kegiatan karyawan unuk mencapai tujuan organisasi.

Ø Hierarki Tujuan
Hierarki tujuan organisasi berlingkup dari tujuan perusahaan keseluruhan sampai tujuan-tujuan khusus yang ditetapkan untuk masing-masing karyawan. Tujuan-tujuan yang lebih luas menyangkut kemempulabaan, penjualan, pangsa pasar, dan jasa dipecah ke dalam tujuan-tujuan untuk masing-masng divisi, masing-masing pabrik, masing-masing departemen, masing-masing kelompok kerja, masing-masing karyawan individual.

Ø Departementalisasi
Pembentukan struktur organisasi dimulai dengan penganalisisan kegiatan-kegiatan utama organisasi. Di kebanyakan perusahaan kegiatan ini berupa produksi, pemasaran, pembelanjaan, dan personalia. Masing-masing ditugaskan ke departemen atau bagian yang berbeda dalam perusahaan termasuk manager dan karyawan.

Ø Wewenang dan tanggung jawab
Dalam pendelegasian kegiatan, manajer memberikan tanggung jawab kepada bawahan untuk melaksanakan tugas-tugas yang ditugaskannya. Disamping tanggung jawab, bawahan juga diberi wewenang yang sepadan dengan tanggung jawab tersebut. Setelah melakukan tugas sesuai dengan wewenang dan tanggung jawabnya, bawahan harus memberikan pertanggungjawaban kepada atasannya.

Ø Jumlah bawahan yang harus ada di bawah seorang manajer
Rentangan pengendalian merupakan jumlah optimal bawahan yang dapat dikelola oleh seorang manajer. Faktor-faktor kritis dalam menentukan rentangan pengendalian yang optimal adalah jenis pekerjaan, pelatihan karyawan, kemampuan manajer, dan efektifitas komunikasi.

Ø Menjamin komunikasi yang efektif
Komunikasi merupakan tugas yang relatif sederhana bagi organisasi kecil. Sering komunikasi berupa tatap muka, dan perintah yang Komunikasi yang jelas sangat penting berfungsi organisasi secara lancar. Pesan-pesan, banyak yang dibeikan secara tertulis melalui beberapa jenjang dalam organisasi. Pengirim pesan harus mengetahui siapa penerimanya dan harus yakin bahwa pesan itu ditulis secara jelas serta dapat ditafsirkan secara benar.

Ø Menghindari pertumbuhan organisasi yang tidak perlu
Meningkatkan kekomplekan dan ukuran organisasi muncul kecenderungan untuk menambah personalia atasan dan spesialis. Perencana organisasi harus yakin bahwa jenjang manajer baru dan beberapa penasehat teknis sangat diperlukan, atau akan terjadi kenaikan sedikit dalam keluaran produksi atau efisiensi.

Ø Jenjang kebutuhan karyawan
Kebutuhan karyawan beserta jenjangnya dapat ditentukan atas dasar penemuan Abraham H. Maslow (seorang ahli Psikologi) tentang kebutuhan manusia. Menurut Maslow, kebutuhan-kebutuhan yang belum terpenuhi dapat memotifasi prilaku manusia, sedangkan kebutuhan yang sudah terpenuhi tidak akan lama menjadi motivator.

Perilaku Keorganisasian
Perilaku Keorganisasian merupakan bidang studi yang mempelajari tentang interaksi manusia dalam organisasi, meliputi studi secara sistimatis tentang prilaku, struktur dan proses dalam Organisasi. Organisasi diciptakan oleh manusia untuk mencapai suatu tujuan, dan pada saat yang sama manusia juga membutukan Organisasi untuk mengembangkan dirinya. Oleh sebab itu antara organisasi dengan manusia memiliki hubungankan yang saling membutuhkan dan menguntungkan. Mempelajari perilaku keorganisasian sivatyah agak abstrak, tidak menghasilkan perinsip-perinsip yang sederhana, tetapi seringkali menemui perinsip-perinsip yang komplek dimana penjelasan atau analisanya bersifat situasional. Dalam perilaku keorganisasian tidak ada prinsip-prinsip yang berlaku umum yang dapat diterapkan pada semua situasi.

Ø Tingkatan analisis dalam perilaku organisasi
Kejadian-kejadian atau permasalahan yang terjadi dalam organisasi dapat dianalisis dari tiga tingkatan analisis, yaitu : tingkat individu, kelompok dan organisasi.
·       pada tingkat individu, kejadian yang terjadi dalam organisasi dianalisis dalam hubungannya dengan perilaku seseorang dan interaksi kepribadian dalam suatu situasi. Masing-masing orang dalam organisasi memiliki sikap, kepribadian, nilai dan pengalaman yang berbeda bedayang mempengaruhinya dalam berperilaku.
·       Pada tingkat kelompok, perilaku anggota kelompok dipengaruhi oleh dinamika anggota kelompok, aturan kelompok, aturan kelompok dan nilai-nilai yang dianut oleh kelompok.
·       Pada tingkat organisasi, kejadian-kejadian yang terjadi dalam kontek struktur organisasi, struktur dan posisi seseorang dalam organisasi membawa pengaruh pada setiap interaksi sosial dalam organisasi.

Struktur organisasi mempengaruhi bagaimana informasi dikomunikasikan dan keputusan tersebut. Faktor lingkungan eksternal memiliki pengaruh yang kuat pada masing-masing tingkatan analisis. Misalnya rendahnya produktivitas, karyawan yang malas/tidak masuk kerja. Kelambanan dalam penyelesaian unjuk rasa dan dipihak lain banyaknya desakan factor lingkungan yang mempengaruhi efektifitas organisasi, seperti: Tuntutan konsumen akan produk yang berkualitas tinggi, persaingan yangbersifat global, fluktuasi ekonomi, tuntutan gaya hidup dll.


Thursday, March 3, 2016

Manajemen Umum


MANAJEMEN  UMUM

Pengertian manajemen
Kata Manajemen berasal dari bahasa Perancis kuno ménagement, yang memiliki arti "seni melaksanakan dan mengatur.
Kata manajemen mungkin berasal dari bahasa Italia (1561) maneggiare yang berarti "mengendalikan," terutama dalam konteks mengendalikan kuda, yang berasal dari bahasa latin manus yang berarti "tangan". Bahasa Prancis lalu mengadopsi kata ini dari bahasa Inggris menjadi ménagement, yang memiliki arti seni melaksanakan dan mengatur.
Manajemen adalah seni menyelesaikan pekerjaan melalui orang lain. Definisi Mary Parker Follet ini berarti bahwa seorang manajer bertugas mengatur dan mengarahkan orang lain untuk mencapai tujuan organisasi.
 Ricky W. Griffin mendefinisikan manajemen sebagai sebuah proses perencanaan, pengorganisasian, pengkoordinasian, dan pengontrolan sumber daya untuk mencapai sasaran secara efektif dan efesien. Efektif berarti bahwa tujuan dapat dicapai sesuai dengan perencanaan, sementara efisien berarti bahwa tugas yang ada dilaksanakan secara benar, terorganisir, dan sesuai dengan jadwal. Manajemen belum memiliki definisi yang mapan dan diterima secara universal.

Latar belakang sejarah manajemen
Beberapa orang melihat sejarah manajemen (dengan definisi) sebagai konseptualisasi modern yang terlambat (dalam hal modernitas yang terlambat). Dalam istilah tersebut manajemen tidak memiliki sejarah pra-modern, hanya merupakan pertanda. Beberapa orang lainnya, mendeteksi aktivitas mirip-manajemen di masa pra-modern akhir. Perkembangan pemikiran manajemen pada pedagang-pedagang Sumeria dan pembangun piramid Mesir yaitu para pemilik budak selama berabad-abad menghadapi permasalahan eksploitasi/memotivasi budak yang bergantung namun terkadang suka melawan (memaksa otoritas), namun banyak perusahaan pra-industri dengan skala mereka yang kecil, tidak merasa terdorong untuk menghadapi permasalahan manajemen secara sistematis. namun, inovasi seperti penyebaran sistem angka Hindu-Arab (abad ke-5 hingga ke-15) dan kodifikasi kesekretariatan entri ganda (1494) menyediakan perangkat untuk penilaian, perencanaan dan kendali manajemen.

Perencanaan
Perencanaa atau Planning merupakan suatu aktivitas menyusun, tujuan perusahaan lalu dilanjutkan dengan menyusun berbagai rencana-rencana guna mencapai tujuan perusahaan yang sudah ditentukan. Planning dilaksanakan  dalam penentuan tujuan organisasi scara keseluruhan dan merupakan langkah yang terbaik untuk mencapai tujuannya itu. pihak manajer mengevaluasi berbagaii rencana alternatif sebelum pengambilan tindakan kemudian menelaah rencana yang terpilih apakah sesuai dan bisa dipergunakan untuk mencapai tujuan. Perencanaan adalah proses awal yang paling penting dari seluruh fungsi manajemen, karena fungsi yang lain tak akan bisa bejalan tanpa planning.

Ada beberapa aktivitas dalam fungsi perencanaan
·       Menetapkan arah tujuan serta target bisnis
·       Menyusun strategi dalam pencapaian tujuan dan target tersebut
·       Menentukan sumber daya yang dibutuhkan
·       Menetapkan standar kesuksesan dalam pencapaian suatu tujuan dan target bisnis

Pengorganisasian
Pengorganisasian atau Organizing adalah suatu aktivitas penagturan dalam sumber daya manusia dan sumber daya fisik yang lainnya yang dimiliki oleh perusahaan untuk bisa melaksanakan rencana yang sudah ditetapkan dan mencapai tujuan utama perusahaan. Dalam bahasa yang lebih sederhana organizing merupakan seluruh proses dalam mengelompokkan semua orang, alat, tugas tanggung-jawab dan wewenang yang dimiliki sedemikian rupa hingga memunculkan kesatuan yang bisa digerakkan dalam mencapai tujuan. Organizing dapat membuat manajer mudah dalam melaksanakan pengawasan serta penentuan personil yang diperlukan untuk menjalankan tugas yang sudah dibagi bagi. pengorganisasian bisa dijalankan dengan menetukan tugas apa yg harus dikerjakan, siapa personil yang menjalankannya, bagaimana tugasnya dikelompokkan, siapa yang harus bertanggung jawab terhadap tugas tersebut. dibawah ini adalah aktivitas aktivitas yang ada dalam Organizing (fungsi pengorganisasian)

Pengarahan
Pengarahan atau Directing alias fungsi pengarahan merupakan fungsi untuk meningkatkan efektivitas dan efisiensi kinerja dengan optimal dan menciptakan suasana lingkungan kerja yang dinamis, sehat dan yang lainnya. Ada beberapa aktivitas yang dilakukan pada fungsi pengarahan:
Mengimplementasikan suatu proses kepemimpinan, penbimbingan, dan memberikan motivasi kepada pekerja suapay bisa bekerja dengan efektif serta efisien dalam mencapai tujuan yang ditetapkan
Memberi tugas serta penjelasan secara rutin tentang pekerjaan
Menjelaskan semua kebijakan yang sudah ditetapkan

Pengkoordinasian
Koordinasi adalah penyatuan, integrasi, sinkronisasi upaya anggota kelompok sehingga memberikan kesatuan tindakan dalam mengejar tujuan bersama.  Ini adalah kekuatan tersembunyi yang mengikat semua fungsi lain dari manajemen. Menurut Mooney dan Reelay, “koordinasi adalah susunan teratur dari upaya kelompok untuk memberikan kesatuan tindakan dalam mengejar tujuan bersama”. Menurut Charles Worth, “koordinasi adalah integrasi dari beberapa bagian ke dalam lubang teratur untuk mencapai tujuan pengertian”. Manajemen berupaya untuk mencapai koordinasi melalui fungsi dasar perencanaan, pengorganisasian, staffing, memimpin dan mengendalikan. Itulah sebabnya, koordinasi bukan merupakan fungsi yang terpisah dari manajemen karena mencapai keselarasan antara usaha-usaha individu terhadap pencapaian tujuan kelompok merupakan kunci keberhasilan manajemen. Koordinasi adalah inti dari manajemen dan implisit dan melekat pada semua fungsi manajemen.

Pengawasan
Pengawasan atau Controling merupakan kegiatan dalam menilai suatu kinerja yang berdasarkan pada standar yang sudah dibuat perubahan atau suatu perbaikan apabila dibutuhkan. aktivitas dalam fungsi pengendalian ini misalnya:
Mengevaluasii keberhasilan dalam proses mencapai tujuan dan target mengikuti indikator yang sudah ditetapkan
Menempuh langka klarifikasi serta koreksi atas terjadinya penyimpangan yang ditemukan

Memberi alternatif solusi atas masalah yang terjadi dalam mencapai tujuan yang ditetapkan

Misteri Mayat Berjalan di Tana Toraja

Toraja adalah sebuah suku yang menetap di pegunungan bagian utara Sulawesi Selatan, Indonesia. Populasinya diperkirakan sekitar 1 juta jiwa dan sebagian masyarakatnya masih menganut kepercayaan animisme yang dikenal dengan kepercayaan Aluk To Dolo. Pemerintah Indonesia telah mengakui kepercayaan ini sebagai bagian dari Agama Hindu Dharma. Suku toraja juga masih kental dengan kebudayaan - kebudayaan mereka serta kisah - kisah spiritualnya. Disini saya akan menjelaskannya secara singkat dan jelas....

Konon, disebuah desa silanang, kabupaten Tana Toraja, ditemukan sebuah kuburan masal. Kuburan masal itu terletak disebuah gua, dan penduduk setempat mengatakan bahwa mayat yang disimpan disana tidak pernah membusuk dan berbau. Mayat - Mayat itu tidak diberi perlakuan khusus seperti proses pembalseman pada mumi mesir kuno. Menurut beberapa penelitian, hal ini dikarenakan ada semacam zat dari pohon disana yang bisa menyerap bau busuk tersebut dan juga menjauhkan dari serangga - serangga yang menyebabkan mayat cepat membusuk. Luar biasa...

Disamping kuburan yang ajaib itu, ada pula sebuah kisah mengenai mayat berjalan yang dikendalikan oleh seorang pawang. Mayat itu dikatakan berjalan layaknya orang yang masih hidup, hanya saja cara berjalannya agak terseok - seok. Mayat itu dikendalikan dengan tujuan untuk menuntunnya kembali ke tujuan akhirnya, yaitu rumahnya sendiri. Diceritakan dahulu orang Toraja senang menjelajahi daerah -  daerah pegunungan. Mereka tidak menggunakan alat transportasi apapun ketika menjelajah.  Dalam penjelajahan  yang berat itu, beberapa orang tidak kuat untuk melanjutkan lagi dan jatuh sakit. Karena bekal dan obat - obatan yang dibawa sangat minim, anggota mereka yang sakit tadi akhirnya meninggal.

Karena mustahil untuk meninggalkan mayat rekan mereka, dan akan sangat merepotkan bila harus membawa pulang jenazahnya, maka dengan suatu ritual gaib, mereka membangkitkan mayat tersebut dan mengendalikannya. Mereka menuntun mayat itu sampai ke rumahnya. Ada pantangan yang tidak boleh dilakukan selama mayat itu belum sampai di rumahya, mayat tidak boleh disentuh, jika dilakukan, maka mantra yang ada pada sang mayat akan hilang.

Akan tetapi, dari semua artikel yang memuat berita tentang kisah ini, saya hanya menemukan foto yang menunjukkan seseorang sedang memegang tangan orang yang diduga telah meninggal. Gambarnya memang menyeramkan, tapi anehnya tak banyak foto yang beredar di internet mengenai kisah mayat berjalan ini.Akan tetapi, dari semua artikel yang memuat berita tentang kisah ini, saya hanya menemukan foto yang menunjukkan seseorang sedang memegang tangan orang yang diduga telah meninggal. Gambarnya memang menyeramkan, tapi anehnya tak banyak foto yang beredar di internet mengenai kisah mayat berjalan ini.

Berikut ini gambar yang beredar di internet.
 

Jika memang mayat berjalan ini benar - benar ada, seharusnya foto yang tersedia di internet lebih banyak lagi, ataukah memang ada peraturan yang melarang hal ini untuk diabadikan lewat foto? Atau ada alasan lainnya? Sebenarnya, saya pun juga belum bisamemastikan apakah kisah ini HOAX atau memang ini adalah aktifitas gaib yang benar terjadi.

Upacara kematian Tana Toraja
Tana Toraja memiliki tradisi upacara pemakaman yang rumit. Upacara yang disebut dengan Rambu Solo ini adalah sebuah upacara pemakaman secara adat yang mengharuskan pihak keluarga mengadakan sebuah pesta sebagai penghormatan terakhir bagi sang mendiang.


Upacara Rambu Solo ini dikatakan upacara yang rumit karena memiliki sejumlah tingkatan sesuai dengan status sosial mendiang dan keluarganya. Biasanya jenazah tadi disertai pula dengan patung yang menggambarkan diri sang mendiang. Patung ini disebut tau - tau. Kemudian, pada prosesi terakhir, mayat tadi dibawa ke tebing dan diletakkan di dinding tebing begitu saja. Dan ajaibnya, seperti sepenggal kisah diatas, mayat yang diletakkan di dinding itu tidak mengeluarkan bau busuk.Upacara Rambu Solo ini dikatakan upacara yang rumit karena memiliki sejumlah tingkatan sesuai dengan status sosial mendiang dan keluarganya. Biasanya jenazah tadi disertai pula dengan patung yang menggambarkan diri sang mendiang. Patung ini disebut tau - tau. Kemudian, pada prosesi terakhir, mayat tadi dibawa ke tebing dan diletakkan di dinding tebing begitu saja. Dan ajaibnya, seperti sepenggal kisah diatas, mayat yang diletakkan di dinding itu tidak mengeluarkan bau busuk.



Menurut ajaran Aluk Todolo (kepercayaan masyarakat setempat), rumah adat toraja yang bernama Tongkonan itu mempunyai makna khusus. Menurut mereka, manusia yang hidup maupun yang telah meninggal itu sama saja. Jika masyarakat yang masih hidup berkumpul di dalam rumah mereka, yaitu Tongkonan, maka mereka yang telah meninggal berkumpul di tempat yang khusus dibuat sebagai "pasangan" Tongkonan yang disebut Liang.


Wednesday, March 2, 2016

Cara Mengobati Sariawan

   
http://us.images.detik.com/content/2014/11/10/763/143332_sariawan.jpg?w=500 

Sariawan bisa terjadi kepada siapa saja mulai dari balita hingga orang dewasa,walaupun bukan termasuk termasuk penyakit yang serius tapi harus segera diatasi karena dampaknya adalah ketidaknyamanan kita dalam melakukan aktifitas sehari-hari.

Namun bagi teman-teman yang terkena sariawan tak perlu khawatir karena penyakit ini bisa kita atasi dengan menggunakan beberapa obat-obatan herbal alami yang banyak kita temui disekitar kita, berikut beberapa ramuan tradisional yang mampu mengusir sariawan :

1. Air Kelapa Muda ( Air Degan)

Air kelapa muda yang biasa kita kenal dengan degan ternyata mengandung banyak cairan elektrolit yang mampu menyembuhkan luka yang disebabkan oleh sariawan ini.

2. Madu

Sariawan juga bisa kita atasi dengan memanfaatkan khasiat madu, caranya sangat mudah cukup oleskan madu pada luka dari sariawan kemudian diamkan beberapa saat, insyaalla sariawan anda bisa reda.

3. Daun Sirih

Ekstrak daun sirih mengandungzat antiseptik yang membantu mempercepat penyembuhan luka dimana salah satunya lka bekas sariawan ini. Caranya cukup mudah sekali hanya dengan merebus beberapa helai daun sirih dengan sedikit air lalu jadikan air rebusan tersebut sebagai bahan untuk berkumur.

4. Mangis dan Kulit manggis

Seperti yang kita ketahui baik itu buah manggis atau kulit manggis mengandung zat xhamtone yang serbaguna, salah satu khasiat dari xamthone ini adalah dapat mengobati sariawan.

5. Kunyit

Umbi dari kunyit ini mengandung cukup zat antiseptik yang diguanakan untuk menyembuhkan luka. caranay sangat mudah cukup ambil seruas kunyit lalu kupas dan haluskan setelah itu seduh dengan menggunakan air hangat, kemudian gunakan sebagai obat kumur ini terbukti sangat efektif untuk mengobati sariawan.

6. Jeruk

Buah jeruk mengandung banyak sekali vitamin C dimana vitamin ini sangat dibutuhkan bagi orang yang terkena sariawan, baik itu jeruk biasa maupun jeruk nipis sama-sama berguna untuk mengobati penyakit sariawan.



7. Buah naga

Buah naga mengandung banyak vitamin C yang cukup membantu mencegah sariawan, akan tetapi buah naga merah dapat berfungsi ganda baik sebagai pencegah maupun obat sariawan alami karena:

1.     Kandungan vitamin B, C dan zat besi yang merupakan zat pencegah sariawan yang ampuh.

2.     Antioksidan dalam buah naga yang membantu mengurangi efek buruk stres sehingga daya tahan tubuh tidak melemah dan tidak mudah terserang sariawan. Selain itu, antioksidan membantu daya penyembuhan luka di mulut sehingga tidak mudah berkembang menjadi sariawan.

3.  Buah naga memiliki fungsi anti inflamasi alias peradangan dan anti bakteri yang dapat memberi efek menyejukkan (apalagi bila sariawan disertai panas dalam) serta dengan cepat menyembuhkan luka sariawan.


 Tips ini dipersembahkan oleh Dragon Noni, minuman kesehatan hasil campuran buah berkhasiat antara buah naga merah (super red dragon fruit) dan mengkudu (noni). Dragon Noni berkhasiat :
- peluruh air kencing,
- urus-urus
- pelembut kulit
- meredakan kejang-kejang,
- mengatasi bengek/gangguan pernapasan
- mengatasi radang selaput sendi
- mengatasi hipertensi
- mengatasi penyakit kuning
- meredakan batuk dan gatal di tenggorokan
- meredakan demam
- mengubah kulit bersisik dan tumit pecah-pecah jadi mulus kembali
- meningkatkan sistem kekebalan tubuh (imunomodulator)
- mencegah radikal bebas
- menurunkan berat badan
- membantu meningkatkan produksi energi
- meningkatkan nafsu makan
- menyehatkan jantung
- memperlancar peredaran darah
- memperlancar sistem pencernaan
- sangat baik untuk sistem perederan darah
- memberikan efek mengurangi tekanan emosi
- menetralkan toksik dalam darah
- mencegah kandungan kolesterol yang tinggi dalam darah
- menurunkan kadar lemak dalam tubuh
- mencegah kanker usus
- mencegah kencing manis
- menjaga kesehatan mata,
- menguatkan otak
- sebagai pencegah masuknya penyakit ke dalam tubuh
- menguatkan tulang agar tidak mudah keropos.
- sebagai penambah darah dan ini sangat baik untuk dikonsumsi oleh penderita penyakit anemia
- mencegah demam pada badan
- menurunkan kadar kolesterol
- penambah kehalusan kulit serta bisa mencegah datangnya jerawat
- menurunkan kadar glukosa darah
- membantu memperlancar proses pencernaan dalam tubuh
- mengurangi lemak.
- sangat baik bagi kesehatan mata
- mencegah dan mengobati penyakit jantung
- membantu menurunkan tekanan darah
- membantu pembentukan jaringan
- mencegah sembelit
- mencegah anemia bagi ibu hamil
- membantu pembentukan dan perkembangan sistem saraf tulang belakang pada janin
- menunjang pembentukan tulang dan gigi yang kuat
- sebagai penyeimbang kadar gula darah
- pelindung kesehatan mulut
- pencegah pendarahan
- mengobati keluhan keputihan
Selain itu Dragon Noni dikenal sebagai :
- obat herbal
- minuman kesehatan
- minuman herbal
- obat kolesterol herbal
- obat herbal diabetes
- obat darah tinggi
- obat sembelit
- obat pencegah kanker usus
- obat penyakit gula
- obat herbal penurun kolesterol
- obat penurun berat badan
- obat diabetes
- obat herbal diabetes melitus
- obat herbal diabetes - kencing manis
- obat kolesterol
- obat darah tinggi
- obat kolesterol alami
- obat tekanan darah tinggi alami
- obat tekanan darah tinggi herbal
- obat tekanan darah tinggi tradisional
- obat tradisonal untuk diabetes
- penurun kolesterol alami
- penurun darah tinggi
- penurun berat badan


 Sumber : herbalalami77.blogspot.co.id

Kepemilikan Perusahaan


KEPEMILIKAN PERUSAHAAN

Badan usaha adalah kesatuan yuridis ekonomis yang bertujuan mencari keuntungan (profit eriented). Sedangkan perusahaan merupakan kesatuan teknis dalam produksi yang tujuannya untuk menghasilkan barang dan jasa (product eriented). Jadi perusahaan merupakan bagian dari badan usaha; Perusahaan adalah alat badan usaha dalam upaya mencapai tujuannya, yaitu memperoleh keuntungan/laba.
Jadi sangat diharuskan bagi semua perusahaan untuk memiliki bentuk kepemimpinan yang sesuai dengan perusahaan yang berjalan tersebut.
PEMILIHAN bentuk perusahaan merupakan langkah awal dalam menjalankan kegiatan perusahaan. Sebab berhasil tidaknya usaha yang dijalankan tergantung dari keputusan tersebut.
Berikut ini akan kita bahas bentuk-bentuk perusahaan sebagai berikut :
1. Usaha Perseorangan
2. Frima
3. Persekutuan Komanditer (CV)
4. Perseroan Terbatas (PT)
5. Badan Usaha Milik Negara (BUMN)

1.      Perusahaan Perseorangan
Perusahaan Perseorangan merupakan salah satu bentuk perusahaan yang banyak dipergunakan di Indonesia. Maju mundurnya perusahaan tergantung sepenuhnya kepada kemampuan si pemilik usaha.
Sebagai pemimpin perusahaannya sendiri harus sanggup mencurahkan segala pikiran dan tenaganya untuk perusahaan tersebut. Pimpinan perusahaan itu harus mempunyai pengetahuan dan keuletan serta harus arif dan bijaksana karna orang yang kurang cakap dan berhati lemah akan mudah menjerumuskan perusahaannya sendiri dalam suatu kerugian.
Dari uraian diatas kebaikan usaha ini adalah kemudahan dalam memulai usaha, adanya kebebasan, flexibilitas dan kerahasiaan lebih terjamin. Sedangkan keburukannya adalah sebagai berikut :
·         Tanggungjawab pemilik tidak terbatas
·         Kelangsungan usaha kurang terjamin
·         Sumber keuangan terbatas
·         Kesulitan dalam namagemen
·         Kurang kesempatan berkembang bagi karyawan

2.      Frima
Bentuk perusahaan frima merupakan suatu persekutuan untuk menjalankan usaha antara dua orang atau lebih dengan nama bersama. Tanggung jawab masing-masing anggota frima tidak terbatas, sedangkan keuntungan dan kerugian dibagi rata bersama-sama.
Frima ini perlu mempunyai akte pendirian tertulis yang berisi perjanjian dan dibuat dihadapan notaries atau dibawah tangan . dalam akte diterangkan berapa masing-masing modal dan bagaimana tanggungan yang tidak terbatas.
Jika dibandingkan dengan perseorangan frima mempunyai kelebihan dari perseorangan yaitu frima bukanlah milik seseorang. Dengan demikian dapat diadakan pembagian pekerjaan yang akan melancarkan perusahaan.
Jika dilihat pada ketentuan pasal 16 KUHD letak kekhususan pada frima adalah unsur formal dan materiil.
  Ø  Yang unsur formal adalah :
·         Menjalankan perusahaan yang memenuhi syarat terang-tarangan, terus-menerus dan mencari untung
·         Memakai nama bersama

  Ø  Yang unsur materiil adalah pertanggung jawaban tiap-tiap anggota frima secara pribadi untuk seluruhnya mengenai perserikatan persekutuan.
Sama seperti perseorangan pemilihan bentuk usah frima juga harus memperhatikan
kebaikan dan keburukan .
  Ø  Adapun kebaikan frima yaitu :
·         Jumlah modal relatif lebih besar dibandingkan perseorangan
·         Kemampuan organisasi dan manajemen lebih besar
·         Lebih mudah memperoleh kredit
·         Pendiriaannya relatif mudah

  Ø  Adapun keburukan frima yaitu :
·         Tanggung jawab pemilik tidak terbatas
·         Kelangsungan usaha relatif tidak menentu.

3.      Persekutuan Komanditer
Menurut pasal 19 Kitab Undang-Undang Hukum Dagang, Persekutuan Komanditer (Commanditaire Vennotschaap/CV ) adalah suatu perjanjian kerja sama untuk berusaha bersama orang-orang yang bersedia memimpin, mengatur perusahan dan bertanggung jawab penuh dengan kekayaan pribadinya, dengan orang-orang yang memberikan pinjaman dan tidak bersedia memimpin perusahaan serta bertanggung jawab terbatas pada kekayaan yang diikut sertakan dalam perusahan tersebut.
Di dalam persekutuan terdapat dua jenis sekutu yang berlainan sifat dan tugasnya, ialah: sekutu komanditer dan sekutu komplementer. Sekutu komanditer, apabila tidak diperjanjikan lain, tidak tampil kedepan, artinya tetap tinggal dibelakang layer, ia hanya mempercayakan sejumlah uang atau barangnya kepada sekutu komplementer untuk ikut serta membiayai perusahannya. Sedangkan sekutu komplementer adalah sekutu yang aktif menjalankan perusahaan berhubungan dengan pihak-pihak ketiga, lazim disebut sebagai sekutu pemeliharaan.
Jika dilihat dari segi beban kerugian maka posisi seorang sekutu komanditer dapat disamakan dengan posisi seorang pemegang saham dalam perseroan terbatas. Artinya ia tidak dikenakan beban kerugian lebih besar dari pada jumlah pemasukan yang sudah ia janjikan
Bentuk persekutuan Komanditer (CV), mempunyai kebaikan dan keburukan.
  Ø  Kebaikanya adalah:
·         Modal yang terkumpul relatif besar
·         Relatif mudah memperoleh kredit
·         Kemampuan manajemen lebih besar
·         Pendiriannya relatif mudah

  Ø  Keburukanya adalah:
·         Sebagian sekutu mempunyai tanggung jawab tidak terbatas
·         Kelangsungan hidup perusahaan relatif tidak menentu
·         Sulit untuk menarik kembali modalnya terutama bagi sekutu pimpinan.

4.      Perseroan Terbatas
Perseroan Terbatas (PT) yang juga disebut Naamloze Vennooschap (NV) merupakan bentuk perusahaan yang terdiri atas pemegang saham yang mempunyai tanggung jawab terbatas terhadap untang-utang perusahaan sebesar modal yang disetor.
Saham yang dikeluarkan PT pada prinsipnya dapat digolongkan dalam dua jenis saham yaitu :
a) Saham biasa (common stock)
b) Saham istimewa (preferred stock)
PT didirikan dengan akte dibawah tangan dan didaftarkan serta disah kan oleh Direktorat Koprasi. PT mempunyai ciri-ciri sebagai berikut : didirikan dengan akte notaries dan disahkan oleh Departemen Kehakiman, merupakan persekutuan modal, tidak langsung mengerjakan kepentingan anggota; anggotanya bersifat menunggu, maju mundurnya usaha tegantung pada kecakapan direksinya, hak suara dan rapat anggota seimbang dengan besar kecilnya saham yang dipegang oleh para anggota masing-masing, besar kecilnya keuntungan berdasarkan kepada jumlah saham yang dimiliki dan besarnya keuntungan yang diterima dibatasi dan pada umumnya acuh tak acuh terhadap kesejahteraan masyarakat.
Dalam perusahaan bentuk PT ini selain diperlukan akte notaries juga ada syarat financial dan yuridis . Dalam bentuk PT harus ada :
a) Rapat Umum Pemegang Saham (RUPS)
b) Komisaris
c) Dewan Direktur
  Ø  Jenis-jenis PT yang perlu diketahui adalah :
·         PT Tertutup
·         PT Terbuka
·         PT Perseorangan
·         PT Asing

  Ø  Kebaikan bentuk PT ini adalah :
·         Tanggungjawab yang terbatas dari pemegang saham
·         Kelangsunan hidup perusahaan lebih terjamin
·         Relatif mudah memperoleh tambahan modal
·         Manajemen yang lebih kuat dan besar
·         Mudah untuk memindahkan hak milik perusahaan dengan menjual saham

  Ø  Keburukannya adalah :
·         Pendirian perusahaan relatif sulit
·         Biaya pendirian perusahan relatif besar
·         Relatif lama waktu pendiriannya
·         Rahasia perusahaan relatif kurang terjamin

5.      Badan Usaha Milik Negara (BUMN)
Badan Usaha Milik Negara merupakan badan usaha yang dikenal public enterprise yang berisikan dua elemen esensial yakni unsur pemerintah (public) dan unsur bisnis (enterprise) artinya BUMN ini tidaklah murni pemerintah 100 persen dan tidak murni bisnis 100 persen.

  Ø  Untuk lebih jelas mengenai klasifikasi dan ciri-ciri yang melekat pada masing-masing bentuk BUMN, dapat dilihat pada diagram berikut ini. Ciri-ciri pokok usaha Negara menurut undang-undang no.9 tahun 1994.

1) Perjan (IBW) Governmental Agency
a) Makna usaha, tujuan perusahaan. Pelayanan publik
b) Status hukum: Bukan badan hukum
c) Hubungan organisatoris dengan pemerintah: sebagai bagian dari Departemen/Ditjen (tidak otonom)
d) Pemilikan/penguasaan pemerintah: sepenuhnya dan langsung seperti terhadap bagian Departemen/Ditjen/Dit
e) Pengurusan oleh pemerintah: pemimpin adalah kepala jawatan yang diangkat oleh pemerintah
f) Pengawasan oleh pemerintah: langsung dan secara hierarkis fungsional, pemeriksaan oleh akuntan Negara, neraca disahkan oleh menteri
g) Kekayaan/permodalan: dari pemerintah melalui Anggaran Belanja Tahunan
h) Status kepegawaian: pegawai negri
i) Ruang lingkup kegiatan usaha: pada umumnya public utility yang bersifat vital dan strategis

2) Perum (UU prp 1998) public Corporation
a) Makna usaha, tujuan perusahaan: Pelayanan publik dan profit seimbang/kondsional.
b) Status hukum: badan hukum berdasarkan UU 19 prp tahun 1998 dan PP/pendirian
c) Hubungan organisatoris: berdiri sendiri sebagai kesatuan organisasi yang terpisa(otonom)
d) Pemilikan/penguasaan oleh pemerintahan: sepenuhnya dan tidak langsung yaitu mulai penanaman kekayaan Negara yang dipisah
e) Pengurusan oleh peerintah: pimpinan adalah suatu direksi yang diangkat oleh pemerintah
f) Pengawasan oleh pemerintah: melalui pejabat atau badan yang berfungsi sebagai komisaris. Pemeriksaan oleh akutan Negara, neraca disahkan menteri
g) Kekayaan/permodalan: dari kekayaan Negara yang dipisahkan dan merupakan modal dasar perum. Modal tidak terbagi dalam saham.
h) Status kepegawaian: pegawai perusahaan Negara berdasarkan UU tersendiri
i) Ruang lingkup kegiatan usaha: pada umumnya usaha-usaha penting berupa public utility/service

3) Persero (KUHD) Government/State Campany
a) Makna usaha, tujuan perusahaan: profit sebagai titik berat
b) Status hukum: badan hukum berdasarkan KUHD dan PP pendirian( dengan akte notaris)
c) Hubungan organisasi dengan pemerintahan: berdiri sendiri sebagai kesatuan organisasi yang tercapai(otonom)
d) Pemilikan/penguasaan oleh pemerintah: dapat sepenuhnya atau sebagian yaitu melalui pihak saham secara keseluruhan atau sebagian
e) Pengurusan oleh pemerintahan: pimpinan adalah suatu direksi diangkat oleh rapat umum pemegang saham
f) Pengawasan oleh pemerintahan: pelalui dewan komisaris yang diangkat oleh rapat umum pemegang saham
g) Kekayaan/permodalan: dari kekayaan Negara yang dipisahnya dan merupakan modal dasar persero, untuk keseluruhan atau sebagian modal perseroan terbagi dalam saham-saham
h) Status kepegawaian: pegawai perusahaan swasta biasa.
i) Ruang lingkup kegiatan usaha: seperti pada perusahaan swasta biasa

  Ø  Bentuk Perusahaan Lainnya
selain bentuk-bentuk perusahaan yang sudah dijelaskan di atas, berikut ini akan dijelaskan bentuk perusahaan lainnya yaitu :
a) Sidikat
Sindikat merupakan suatu kerjasama antara beberapa orang lembaga untuk melaksanakan proyek khusus dibawah suatu perjanjian.
b) Kartel
Merupakan bentuk persekutuan antara beberapa perusahaan jenis dibawah suatu perjanjian tertentu. 
c) Merger
Merupakan penggabungan dua perusahaan atau lebih menjadi satu perusahaan. Marger terdiri dari dua yaitu marger Horizontal merupakan penggabungan dengan perusahaan asing untuk pasar yang sama sedang dan Vertikal merupakan penggabungan perusahaan dengan perusahaan supplier-nya.
d) Perusahhan daerah
Adalah perusahaan yang modal/sahamnya dimiliki oleh pemerintahan daerah, dimana kekayaan perusahaan dipisahkan oleh kekayaan pemerintahan daerah yang bersangkutan.
e) Koperasi
Adalah badan usaha yang beranggota orang-orang atau badan hukum koprasi dengan melandaskan kegiatannya berdasarkan prinsip koperasi sekaligus sebagai gerakan ekonomi rakyat yang berdasarkan atas asas kekeluargaan.
f) Yayasan
Merupakan organisasi yang tidak mencari keuntungan tetapi untuk usaha yang bersifat sosial.
g) Kongsi
Adalah suatu perserikatan yang terdiri dari dua orang atau lebih untuk mengadakan usaha bersama untuk mencari keuntungan.
h) Perserikatan perdata
Merupakan persetujuan yang terdiri dari dua orang atau lebih yang bersepakat untuk saling mengangkat diri untuk memasukkan suatu kedalam persekutuan dengan maksud untuk membagi keuntungan yang terjadi karena persetujuan tersebut.
Pada setiap perserikatan perdata terdapat unsur-unsur:
a. Pemasukkan
b. tujuan untuk mendapat keuntungan yang dibagikan pada para anggota. Misalnya: enam orang bersahabat, bersepakat untuk mencari keuntungan/penghasilan bersama dengan jalan mendorong pementasan kesenian sandiwara. Masing-masing anggota/orang yang menyerahkan sejumlah uang sebagai modal, kemudian hasil keuntungan tersebut dibagi bersama diantara keenam orang tersebut, esuai dengan banyaknya pemasukkan uang kedalam perserikatan.

  Ø  Kerjasama, Penggabungan dan Ekspansi
Dalam perkembanganya, perusahaan dapat melakukan kerja sama dan penggabungan dengan perusahaan lain atau berkembang sendiri dengan melakukan ekspansi usaha. Ada beberapa perusahaan yang menggabungkan diri yang kemudian menjadi perusahaan yang lebih besar atau perusahaan baru yang kuat dan kompetitif. Penggabungan perusahaan pada dasarnya dipengaruhi oleh faktor-faktor sebagai berikut:
1. Terbatasnya kemampuan perusahaan-perusahaan kecil
2. Mengurangi persaingan dengan perusahaan-perusahaan sejenis
3. Untuk memperoleh bahan mentah dan bahan penolong lainnya dengan harga murah dan berkualitas tinggi
4. Agar lebih efektif menciptakan teknik baru dalam menghasilkan suatu jenis barang.

Penggabungan beberapa perusahaan dapat vertical meupun horizontal. Penggabungan vertical adalah penggabungan beberapa perussahaan yang bekerja pada tingkat proses produksi barang berbeda-beda. Sedangkan kombinasi horizontal adalah penggabungan beberapa perusahaan yang bekerja pada tingkat yang sama dalam memproduksi barang.
http://www.resepkuekeringku.com/2014/11/resep-donat-empuk-ala-dunkin-donut.html http://www.resepkuekeringku.com/2015/03/resep-kue-cubit-coklat-enak-dan-sederhana.html http://www.resepkuekeringku.com/2014/10/resep-donat-kentang-empuk-lembut-dan-enak.html http://www.resepkuekeringku.com/2014/07/resep-es-krim-goreng-coklat-kriuk-mudah-dan-sederhana-dengan-saus-strawberry.html http://www.resepkuekeringku.com/2014/06/resep-kue-es-krim-goreng-enak-dan-mudah.html http://www.resepkuekeringku.com/2014/09/resep-bolu-karamel-panggang-sarang-semut-lembut.html